Jakarta, 2 Mei 2026 – Penyanyi dangdut Dewi Perssik mengungkapkan kemarahannya setelah beredar kabar hoaks yang menyebut dirinya meninggal dunia. Informasi tersebut ramai beredar di media sosial dan sempat mengejutkan publik.
Dewi Perssik menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan sangat merugikan dirinya serta keluarga. Ia menyebut penyebaran berita palsu seperti itu tidak bisa dianggap sepele.
“Ini sudah keterlaluan, sangat meresahkan dan merugikan,” ujarnya.
Ia juga menyatakan siap menempuh jalur hukum dengan melaporkan pihak yang menyebarkan informasi tersebut ke pihak berwajib. Langkah ini diambil sebagai bentuk efek jera terhadap penyebar hoaks.
Fenomena penyebaran kabar palsu tentang figur publik memang kerap terjadi dan sering menimbulkan kepanikan di masyarakat. Pengamat media menilai bahwa literasi digital menjadi hal penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya dan selalu melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi di media sosial.
Pihak berwenang sendiri terus mengingatkan bahwa penyebaran berita bohong dapat dikenai sanksi hukum sesuai peraturan yang berlaku.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial serta menjaga etika dalam menyebarkan informasi.
Dewi Perssik berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih bertanggung jawab dalam bermedia digital.