Jakarta, 19 September 2026 – Tim soft tenis beregu putra Indonesia berhasil memastikan medali perunggu pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menembus babak semifinal. Kepastian medali diperoleh setelah Indonesia tampil solid sejak fase penyisihan hingga berhasil melewati India pada babak perempat final. Tim Merah Putih kemudian menghadapi tuan rumah Jepang dalam perebutan tiket menuju partai final. Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 0-2 sehingga perjuangan terhenti di semifinal. Meski gagal melaju ke pertandingan perebutan emas, hasil tersebut tetap memastikan Indonesia membawa pulang medali perunggu. Prestasi itu menjadi tambahan penting bagi perolehan medali kontingen Merah Putih.
Perjalanan Indonesia menuju zona medali dimulai dari fase penyisihan Pool B. Tim beregu putra mampu membuka persaingan dengan kemenangan telak 3-0 atas Nepal. Indonesia kemudian menghadapi Korea Selatan dan harus menerima kekalahan tipis 1-2. Hasil tersebut tetap membawa tim Merah Putih melaju ke babak perempat final sebagai runner-up grup. India menjadi lawan berikutnya dalam pertandingan yang menentukan peluang mendapatkan medali. Indonesia tampil meyakinkan dan membukukan kemenangan 2-0 untuk memastikan tempat di semifinal.
Pada pertandingan semifinal di Higashiyama Park Tennis Center, Indonesia menghadapi Jepang yang memiliki kekuatan besar di cabang soft tenis. Partai pembuka mempertemukan pasangan Indonesia Tio Hutauruk dan Fernando Sanger dengan Takuya Kurosaka dan Takafumi Uchimoto. Pasangan Indonesia berusaha memberikan perlawanan, tetapi tekanan Jepang membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan. Dari enam gim yang dimainkan, Tio dan Fernando hanya mampu unggul pada gim keempat. Kekalahan pada partai pertama membuat Indonesia membutuhkan kemenangan pada pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang menuju final. Jepang kemudian kembali menunjukkan dominasinya pada nomor tunggal.
Indonesia menurunkan Bagus Pradewa untuk menghadapi Toshiki Uematsu pada partai kedua. Bagus mencoba memberikan tekanan, tetapi permainan konsisten Uematsu membuat wakil Indonesia kesulitan mendapatkan momentum. Atlet Jepang tersebut mampu menyapu empat gim dan sekaligus memastikan kemenangan tuan rumah. Hasil itu membuat Jepang unggul 2-0 dan berhak melanjutkan perjuangan menuju partai final. Indonesia pun menyelesaikan pertandingan semifinal dengan medali perunggu karena tidak terdapat laga khusus untuk menentukan peringkat ketiga. Hasil tersebut tetap menjadi pencapaian penting bagi tim soft tenis Indonesia dalam persaingan tingkat Asia.
Para atlet Indonesia mengakui kualitas Jepang sekaligus menjadikan pertandingan tersebut sebagai pengalaman penting untuk meningkatkan kemampuan. Persiapan tim menuju Asian Games juga relatif singkat, dengan sebagian atlet menjalani program intensif sekitar enam bulan sebelum kompetisi. Muhammad Falevi menyatakan tim telah berusaha memberikan kemampuan terbaik meskipun akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah. Medali perunggu tersebut dipersembahkan untuk Indonesia serta keluarga yang terus memberikan dukungan kepada para atlet. Pengalaman menghadapi pemain-pemain terbaik Asia diharapkan membantu meningkatkan kematangan tim dalam kompetisi berikutnya. Hasil di Aichi-Nagoya juga memberikan gambaran mengenai aspek permainan yang masih perlu ditingkatkan.
Keberhasilan soft tenis memperbesar kontribusi cabang olahraga Indonesia dalam perburuan medali Asian Games 2026. Pencapaian tersebut mengikuti medali yang sebelumnya dipersembahkan dari cabang wushu dan teqball. Bagi soft tenis, keberhasilan mencapai semifinal menunjukkan kemampuan Indonesia bersaing dengan negara-negara yang memiliki tradisi kuat di olahraga tersebut. Evaluasi terhadap persiapan, pengalaman bertanding dan pembinaan atlet akan menjadi bagian penting setelah kompetisi berakhir. Para pemain diharapkan menjadikan medali perunggu sebagai motivasi untuk mengejar hasil lebih tinggi pada kejuaraan internasional berikutnya. Kontingen Indonesia pun masih melanjutkan perjuangan pada berbagai cabang olahraga lain untuk menambah perolehan medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.