Jakarta, 21 Oktober 2026 – Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengungkapkan bahwa MotoGP Australia 2026 akan menjadi salah satu balapan paling emosional dalam perjalanan kariernya. Pernyataan tersebut bukan disebabkan oleh persoalan pribadi ataupun kondisi fisiknya, melainkan karena ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu akan mengucapkan selamat tinggal kepada Sirkuit Phillip Island. Grand Prix Australia musim ini menjadi penyelenggaraan terakhir MotoGP di lintasan legendaris tersebut sebelum lokasi balapan dipindahkan ke Adelaide mulai 2027. Bagi Marquez, Phillip Island merupakan tempat yang menyimpan berbagai kenangan penting, mulai dari kemenangan dramatis hingga pengalaman pahit selama berkompetisi. Situasi tersebut membuat akhir pekan balapan mendatang terasa berbeda dibandingkan seri-seri sebelumnya.
Keputusan memindahkan MotoGP Australia dari Phillip Island ke Adelaide menandai berakhirnya salah satu tradisi panjang dalam sejarah kejuaraan dunia balap motor. Phillip Island telah menjadi bagian penting dari kalender MotoGP selama puluhan tahun dan dikenal sebagai salah satu lintasan paling menantang bagi para pembalap. Karakter sirkuit yang cepat, tikungan mengalir, serta pemandangan pesisir menjadikannya memiliki daya tarik tersendiri. Namun, penyelenggara memutuskan bahwa mulai musim 2027, Grand Prix Australia akan berlangsung di sirkuit jalan raya Adelaide. Perubahan tersebut sekaligus membuka babak baru dalam penyelenggaraan MotoGP di Negeri Kanguru. Meski demikian, keputusan itu juga menghadirkan perasaan kehilangan bagi para pembalap yang telah lama mengenal karakter Phillip Island.
Marc Marquez mengakui bahwa Phillip Island merupakan salah satu sirkuit yang sangat istimewa dalam karier balapnya. Pembalap asal Spanyol tersebut menilai karakter lintasan Phillip Island memiliki keunikan yang sulit ditemukan di tempat lain. Menurutnya, tata letak sirkuit memberikan pengalaman berkendara yang luar biasa karena memadukan kecepatan tinggi dengan rangkaian tikungan yang menuntut keberanian. Marquez menyatakan bahwa menjalani balapan terakhir di lintasan tersebut akan menjadi pengalaman emosional bagi seluruh pihak yang terlibat. Ia juga menegaskan bahwa Ducati tetap memiliki motivasi besar untuk tampil kompetitif sejak sesi latihan pertama. Keinginan meraih hasil maksimal menjadi semakin kuat karena balapan kali ini sekaligus menjadi kesempatan terakhir untuk mencatatkan prestasi di Phillip Island.
Sepanjang kariernya di kelas utama, Marquez memiliki catatan yang mengesankan ketika berlaga di Phillip Island. Ia telah meraih empat kemenangan MotoGP di sirkuit tersebut dengan sejumlah penampilan yang memperlihatkan kemampuan luar biasanya. Salah satu kemenangan paling berkesan terjadi pada musim 2019 ketika ia terlibat pertarungan sengit melawan Maverick Vinales. Tekanan yang diberikan Marquez pada putaran terakhir berujung pada kesalahan Vinales sehingga pembalap Spanyol itu berhasil mengamankan kemenangan. Pengalaman lain yang tidak kalah menarik terjadi pada MotoGP Australia 2024 ketika Marquez melakukan kebangkitan setelah mengalami masalah saat start. Ia akhirnya mampu mengejar Jorge Martin dan memenangkan balapan bersama Gresini Racing Ducati.
Namun, Phillip Island tidak hanya menghadirkan kenangan manis bagi pembalap yang telah mengoleksi banyak gelar juara dunia tersebut. Pada MotoGP Australia 2013, Marquez pernah mengalami diskualifikasi setelah terlambat melakukan pergantian motor dalam balapan yang menerapkan aturan khusus terkait penggunaan ban. Keputusan tersebut menjadi salah satu pengalaman penting dalam musim debutnya di kelas utama. Lima tahun kemudian, tepatnya pada 2018, ia juga terlibat kecelakaan besar bersama Johann Zarco saat memasuki tikungan pertama. Insiden tersebut memperlihatkan betapa besarnya risiko yang harus dihadapi pembalap di lintasan berkecepatan tinggi. Berbagai pengalaman itu menjadikan Phillip Island sebagai tempat yang memiliki makna mendalam dalam perjalanan karier Marquez.
MotoGP Australia 2026 juga memiliki arti penting bagi Marquez karena berlangsung di tengah persaingan ketat memperebutkan gelar juara dunia. Menjelang balapan di Phillip Island, pembalap Ducati tersebut hanya tertinggal dua poin dari Jorge Martin yang memimpin klasemen sementara bersama Aprilia Racing. Selisih yang sangat tipis membuat setiap sesi balapan berpotensi memengaruhi posisi kedua pembalap dalam perebutan gelar. Marquez membutuhkan hasil maksimal untuk membuka peluang mengambil alih puncak klasemen. Sementara itu, Martin juga berusaha mempertahankan keunggulannya setelah menjalani persaingan sengit sepanjang musim. Kondisi tersebut membuat balapan perpisahan Phillip Island bukan hanya menjadi momen nostalgia, tetapi juga pertarungan penting dalam menentukan arah kejuaraan.
Rekan setim Marquez di Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, turut merasakan suasana emosional menjelang balapan terakhir di Phillip Island. Pembalap asal Italia tersebut mengakui bahwa lintasan Australia memiliki daya tarik luar biasa meskipun dirinya belum pernah meraih kemenangan di sana. Bagnaia menyebut karakter sirkuit yang menantang sebagai salah satu alasan mengapa Phillip Island begitu istimewa bagi para pembalap. Ia berharap dapat memanfaatkan kesempatan terakhir tersebut untuk memperoleh hasil terbaik bersama Ducati. Kedua pembalap Ducati diperkirakan akan menghadapi persaingan ketat dari para rival yang juga ingin mencatatkan sejarah pada balapan penutup era Phillip Island. Dengan kondisi tersebut, persiapan teknis dan pemilihan strategi menjadi faktor penting sepanjang akhir pekan balapan.
Balapan MotoGP Australia 2026 diperkirakan akan menghadirkan atmosfer istimewa karena menjadi kesempatan terakhir bagi para penggemar menyaksikan aksi pembalap kelas utama di Phillip Island. Selain persaingan memperebutkan podium, perhatian publik akan tertuju pada perpisahan dengan sirkuit yang telah melahirkan banyak momen bersejarah. Marc Marquez berharap dapat menutup perjalanan MotoGP di lintasan tersebut dengan penampilan kompetitif sekaligus memberikan kenangan terakhir yang berkesan. Keinginannya semakin besar karena ia masih memiliki peluang kuat dalam perebutan gelar juara dunia musim ini. Perpindahan Grand Prix Australia ke Adelaide pada 2027 memang membuka kesempatan menghadirkan pengalaman balapan baru, tetapi karakter Phillip Island akan tetap memiliki tempat khusus dalam sejarah MotoGP. Bagi Marquez, akhir pekan mendatang menjadi perpaduan antara ambisi meraih kemenangan dan perasaan haru saat harus berpisah dengan salah satu sirkuit favoritnya.