Jakarta, 6 Mei 2026 – Anggota DPR RI TB Hasanuddin mengkritisi pelibatan TNI dalam kegiatan pembekalan bagi penerima beasiswa LPDP. Ia menilai bahwa keterlibatan tersebut perlu dikaji agar tetap sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing institusi.
TB Hasanuddin menegaskan bahwa TNI memiliki peran utama di bidang pertahanan negara, sehingga setiap keterlibatan di luar fungsi tersebut harus memiliki dasar yang jelas dan tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga profesionalisme setiap lembaga negara. Menurutnya, program pembekalan bagi penerima beasiswa seharusnya lebih difokuskan pada penguatan kapasitas akademik, kepemimpinan, serta wawasan global.
Di sisi lain, sejumlah pihak menilai bahwa pelibatan TNI dapat memberikan nilai tambah dalam hal kedisiplinan dan pembentukan karakter. Namun, hal tersebut tetap perlu disesuaikan dengan konteks program dan kebutuhan peserta.
Pemerintah diharapkan dapat memberikan penjelasan yang komprehensif terkait kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik.
Dengan adanya kritik ini, diharapkan ke depan setiap program lintas lembaga dapat dirancang lebih tepat sasaran, tanpa keluar dari fungsi utama masing-masing institusi.